JAKARTA, seriale-turcesti.biz – Neymar Jr., superstar Brasil berusia 33 tahun pada 2025, baru saja membuat keputusan mengejutkan: kembali ke klub masa kecilnya, Santos FC, dengan kontrak hingga Desember 2027. Keputusan ini datang setelah ia akhiri kontrak dini dengan Al-Hilal (Saudi Pro League) karena cedera berkepanjangan dan minim bermain. Kembalinya Neymar ke Brasil langsung memicu spekulasi besar: apakah ini langkah cerdas untuk pulihkan kondisi fisik dan mental, sekaligus pertahankan peluang tampil di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko? Di artikel ini, kita bahas peluang Neymar balik ke Seleção, faktor pendukung dari kepindahan ke Santos, serta tantangan yang dihadapi.
Kondisi Terkini Neymar dan Alasan Kembali ke Santos
Sejak pindah ke Al-Hilal pada 2023 dengan nilai transfer €90 juta, Neymar hanya main 5 laga resmi karena cedera ACL dan hamstring parah pada Oktober 2023. Ia habiskan hampir dua tahun di ruang fisioterapi, dengan performa terakhir di level klub minim. Frustrasi dengan kurangnya menit bermain dan tekanan di Arab Saudi membuatnya pilih pulang kampung.
Santos, klub di mana Neymar debut profesional pada 2009 dan jadi bintang sebelum pindah ke Barcelona, tawarkan lingkungan familiar, dukungan fans fanatik, dan tekanan lebih rendah dibanding Eropa atau Timur Tengah. Kontrak hingga 2027 beri Neymar waktu cukup untuk pulih total dan bangun kembali ritme pertandingan—krusial untuk klaim tempat di skuad Brasil 2026.
Peluang Neymar Masuk Skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026
Brasil lolos otomatis sebagai tuan rumah Piala Dunia 1930 (tapi 2026 bukan tuan rumah utama), dan pelatih Dorival Júnior punya tugas bangun tim kompetitif. Neymar, dengan 79 gol dalam 128 caps (rekor gol terbanyak Brasil), tetap jadi aset berharga jika fit.
Faktor pendukung:
- Menit Bermain di Santos: Di Serie B Brasil (Santos turun kasta 2024), Neymar bisa main rutin tanpa tekanan Eropa—mirip comeback Ronaldinho atau Ronaldo Fenômeno di akhir karier.
- Usia Masih Produktif: 34 tahun saat Piala Dunia 2026—banyak pemain Brasil seperti Thiago Silva main hingga 38+.
- Pengalaman: Neymar punya 3 Piala Dunia (2014, 2018, 2022)—pengalaman tak tergantikan untuk generasi Vinícius Jr. dan Rodrygo.
- Dukungan Publik: Fans Brasil masih idolakan Neymar; tekanan untuk panggil dia besar.
Tantangan:
- Cedera Kronis: Riwayat cedera panjang bikin Dorival ragu andalkan dia sebagai starter.
- Persaingan Ketat: Sayap Brasil penuh talenta muda seperti Vinícius, Raphinha, Rodrygo, dan Endrick.
- Performa di Santos: Harus buktikan konsistensi—jika sering cedera lagi, peluang hilang.
Dorival Júnior pernah bilang Neymar “selalu dipertimbangkan jika fit”, tapi prioritas ke pemain yang main rutin di klub top Eropa.
Dampak Keputusan Ini bagi Karier Neymar
Bertahan di Santos bisa jadi “pensiun dini” di level elit Eropa, tapi juga strategi cerdas untuk perpanjang karier dan kejar rekor gol Brasil (saat ini 79, selisih 2 dari Pelé). Santos beri Neymar kebebasan bermain, waktu pemulihan, dan cinta fans—faktor mental penting setelah tahun sulit di Arab.
Di 2026, jika Neymar fit dan perform di Copa América 2024 (jika dipanggil) atau kualifikasi, peluang tampil di Piala Dunia tetap terbuka lebar—mungkin sebagai supersub atau starter.
Kembalinya Neymar ke Santos buka babak baru: dari bintang global ke legenda lokal dengan mimpi Piala Dunia terakhir. Di usia 33, peluang 2026 masih realistis jika ia prioritaskan kesehatan dan konsistensi. Fans Brasil harap-harap cemas—akankah Neymar 2.0 lahir di Vila Belmiro? Waktu akan jawab, tapi semangat “Neymarzinho” tetap hidup!
